Inilah 6 Keputusan Wasit Di Dunia Sepak Bola Yang Banyak Menuai Kontroversi | KataSaya

Inilah 6 Keputusan Wasit Di Dunia Sepak Bola Yang Banyak Menuai Kontroversi

SILAHKAN BACA JUGA
loading...
Terkadang faktor kerja keras saja tidak cukup untuk memenangkan sebuah pertandingan sepakbola, tentu diperlukan keberuntungan dan faktor lainnya. Keputusan wasit bisa menjadi penentu siapa pemenang pertandingan.

Menjadi wasit dalam sebuah pertandingan sepakbola adalah tugas yang cukup berat, pasalnya sang pengadil lapangan ini dituntut untuk dapat mengambil keputusan yang tepat dan objektif dalam waktu sepersekian detik dalam sebuah pertandingan sepakbola atau olah raga lainnya.

Namun wasit tetaplah seorang manusia yang tak bisa luput dari kesalahan, dengan segala kekurangannya mereka kerap dihadapkan pada sebuah situasi yang membuat mereka bingung dan terpaksa mengambil keputusan yang kontroversial.

Berikut ini beberapa keputusan seorang pengadil lapangan yang meunai kontroversi dalam gelaran sepakbola di dunia :

1. Gol Tangan Tuhan


Pada babak perempat final Piala Dunia 1986 yang mempertemuka antara Inggris dengan Argentina, muncullah satu sosok yang sangat mencuri perhatian dunia, dia adalah legenda persepakbolaan dunia Diego Armando Maradona. Pada laga yang berakhir dengan skor 2-1 itu, Maradona memborong dua gol untuk Tim Tango. 

Namun bukanlah hal tersebut yang membuat Maradona terkenal, akan tetapi momen yang disebut dengan ‘Gol Tangan Tuhan’. Pada saat itu wasit Ali Bin Nasser asal Tunisia tidak memperhatikan saat Maradona dengan tubuh pendeknya melompat dan meninju bola ke gawang setelah berduel di udara dengan Peter Shilton, yang kemudian gol tersebut disahkan oleh sang pengadil lapangan.

2. Leeds United vs West Brom


Laga yang mempertemukan antara Leeds United dengan West Brom pada musim 1970/1971 ini sangat penting bagi Leeds karena pada saat itu, merupakan laga penentu bagi Leeds untuk dapat menjadi juara liga. 

Pada sebuah kesempatan, hakim garis mengangkat bendera tanda pemain West Brom, yaitu Colin Suggett berada dalam posisi offside. Para pemain Leeds otomatis berhenti untuk mengejar bola. Namun sang pengadil lapangan, yaitu Ray Tinker pada saat itu tidak meniup peluit tanda pertandingan dihentikan. Akhirnya Leeds harus bertekuk lutut dihadapan West Brom dan membuat mereka harus merelakan trofi juara direbut oleh Arsenal.

3. Man United vs Tottenham


Sebuah gol menakjubkan sebenarnya tercipta di laga yang mempertemukan antara Manchester United kontra Tottenham pada Januari tahun 2005 yang lalu. Adalah Pedro Mendes yang melepas tendangan lob dari tengah lapangan yang gagal ditangkap oleh kiper MU, yang pada saat itu ialah Roy Carroll. Carroll kemudian mendorong bola keluar gawangnya, namun anehnya Mark Clattenburg selaku pengadil dalam pertandingan tersebut tidak mengesahkan gol tersebut.

4. Dundee United vs Celtic


Wasit Charlie Richmond langsung mendapat predikat sebagai fan Celtic akibat keputusan aneh yang pernah dibuatnya pada tahun 2008 pada saat memimpin laga yang mempertemukan antara Dundee United kontra Celtic. 

Saat kedudukan masih 1-1, pemain Dundee yaitu Roy O'Donovan melakukan gerakan fake di dalam kotak penalti Celtic. Akhirnya pemain Celtic, Gary Caldwell melesatkan takling keras yang sama sekali tidak mengenai bola. Anehnya sang wasit menganggap tidak terjadi pelanggaran apapun dan tidak menghadiahkan penalti untuk Dundee.

5. Aksi Diving Emerson Acuna


Kamu mungkin pernah mendengar tentang Emerson Acuna. Ya, dia merupakan striker asal Kolombia berusia 36 tahun yang saat ini bermain di liga Peru. Dia menghabiskan sebagian besar karirnya di Kolombia meskipun sempat bermain untuk Atletico Junior.

Nama Acuna menjadi sorotan saat ia melakukan diving controversial, yang dilakukannya saat Atletico Junior berhadapan dengan timnas America pada tahun 2010. Acuna melakukan diving di dalam kotak penalti Amerika dengan menjatuhkan dirinya tanpa tersentuh sedikitpun oleh pemain belakang Amerika. Dan menjadikannya sebagai aksi diving terburuk dalam sejarah sepakbola.

Atletico Junior akhirnya meraih hasil imbang 1-1 akibat hadiah pinalti yang diberikan oleh sang pengadil lapangan untuk aksi diving Acuna tersebut.

6.     Gol Hantu Watford vs. Reading


Dalam sejarah sepakbola ada beberapa gol yang terkenal dengan sebutan ‘gol hantu’. Dinamakan gol hantu karena memang sejatinya gol ini tidak pernah terjadi namun keputusan wasitlah yang membuat gol ini ada.

Salah satu contohnya adalah saat Watford berhadapan dengan Reading dalam sebuah kejuaraan, pada saat pertandingan berjalan kurang lebih setengah jam Reading mendapat peluang dari sebuah sepakan pojok, kemelut pun terjadi dimulut gawang Watford. Bola terlihat 3 kali mengarah ke gawang Watford namun tidak satupun yang merobe jala gawang Watford.

Terakhir sepakan keras salah seorang pemain Reading yang membentur kaki pemain belakang Watford membuat bola berbalik arah menjauh dari gawang. Namun, sebuah keputusan yang controversial pun terjadi, sang pengadil lapangan justru menganugrahkan sebuah gol kepada Reading dan hakim garis pun membenarkan keputusan tersebut serta menyatakan bola telah melewati garis gawang.

Meskipun tidak terima dengan keputusan ini, para pemain Watford tetap melanjutkan pertandingan hingga akhirnya mereka dapat membalas gol hantu tersebut dan memaksa pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Itulah beberapa keputusan seorang pengadil lapangan yang meunai kontroversi dalam gelaran sepakbola di dunia, semoga informasi tersebut bermanfaat dan dapat menabah wawasan kamu sekalian.
loading...

Subscribe to receive free email updates: