Inilah Para Pelatih Terbaik Yang Pernah Menangani AC Milan | KataSaya

Inilah Para Pelatih Terbaik Yang Pernah Menangani AC Milan

SILAHKAN BACA JUGA
loading...

Para Milanisti yaitu Sebutan bagi Fans AC Milan tentu sudah kenal betul dengan klub idola mereka yaitu AC Milan. Klub sepak bola yang bermarkas di kota Milano, Italia itu adalah salah satu klub terbaik dunia dengan raihan prestasi Domestik dan Internasional Mereka yang fantastis. Bahkan Rossoneri menjadi klub italia dengan raihan gelar juara Liga Champions Eropa terbanyak sejauh ini.

Di balik semua kesuksesan yang diraih AC Milan tersebut, terdapat tangan-tangan dingin yang dapat mengantarkan AC Milan dalam meraih semua kejayaan mereka. Merekalah yang bertanggung jawab menangani tim, mengatur masuk keluarnya pemain dalam sebuah pertandingan dan banyak hal lain. Lalu siapakah dari puluhan nama pelatih yang pernah menangani AC Milan yang pantas disebut sebagai pelatih terbaik AC Milan? Berikut ini kita akan membahas mengenai 5 pelatih AC Milan yang layak disebutan sebagai pelatih terbaik :

1. Herbert Kilpin

http://www.katasaya.net/2016/04/inilah-para-pelatih-terbaik-yang-pernah.html

Kilpin merupakan pelatih sekaligus kapten tim pertama AC Milan yang superior. Dimana pada masa awal, Kilpin cs berhasil mengangkat nama besar AC Milan ke liga Campionato Italiano di Calcio pada tahun 1900. Disanalah mereka membawa sejarah kebanggan AC Milan sebagai klub sepakbola yang patut diwaspadai keberadaannya di Italia.

Hebatnya lagi, Kilpin menjadi legenda setelah mengantar timnya menjadi kampiun untuk kali pertama dalam kurun waktu satu musim yaitu pada tahun 1901. Di negaranya sendiri yaitu Inggris, Kilpin bukanlah seorang bintang sepakbola, namun di Italia, yang saat itu masih berada dalam masa pertumbuhan sepakbola, menganggap Kilpin sebagai pahlawan lapangan hijau.

Pada tahun 1906 dalam Liga Prima Categoria 1904, Kilpin cs kembali menambah daftar perolehan scudetto untuk AC Milan, setelah laga yang cukup dramatis dan melelahkan. Dengan langkah yang efisiensi, akhirnya AC Milan memiliki superioritas yang fantastis. Pada tahun 1907, Kilpin tidak lagi memegang peranan penting sebagai pelatih, beliau digantikan oleh Daniele Angeloni yang merupakan rekan setimnya pada tahun 1905. Meski demikian, Kilpin cs masih yang terbaik setelah saingan beratnya Torino dan Andrea Doria mampu mereka kalahkan.

Pada tahun 1916, Kilpin meninggalkan keluarga, sahabat, rekan, bahkan supporter setia Milan. Karena pada tanggal 22 Oktober 1916, Kilpin meninggal dunia dalam usia 46 tahun karena sakit.

2. Nereo Rocco

http://www.katasaya.net/2016/04/inilah-para-pelatih-terbaik-yang-pernah.html

Siapakah Nereo Rocco? Nereo Rocco adalah pelatih klub besar dari Italia yaitu AC Milan. Ia merupakan pelatih yang paling sukses menangani AC Milan awal kelahiran klub AC Milan hingga saat ini. AC Milan memiliki banyak pelatih-pelatih dunia seperti Fabio Capello dan Carlo Ancelotti, namun Nereo Rocco merupakan pelatih yang membuat klub asal Italia tersebut disegani oleh para kompetitornya karena kesuksesannya menjadikan AC Milan sebagai klub yang sangat ditakuti oleh para pesaingnya.

Nereo Rocco lahir di Trieste, pada tangga 20 Mei 1912. Dalam karirnya, sebelum menjabat sebagai pelatih, ia merupakan pemain professional di klub Triestina, Napoli, dan Padova yang berposisi sebagai pemain sayap. Sebagai seorang pemain, ia telah menjalani pertandingan sebanyak 287 kali di Seria A dalam kurun waktu 11 musim dan telah mencetak 69 gol.

Pada tahun 1961 AC Milan mengangkat Rocco Sebagai pelatih, musim 1961/1962 Nereo Rocco langsung memberikan hadiah kepada AC Milan yaitu dengan memberikan gelar juara Liga Italia atau Scudetto, bahkan di musim berikutnya yaitu musim 1962/1963 AC Milan kembali merengkuh Scudetto dan menjadi penguasa Eropa yaitu dengan menjuarai Piala Champions atau yang sekarang dikenal dengan Liga Champions. Dalam Final Piala Champions tersebut, AC Milan menghadapi Benfica dan menang dengan skor 2-1. Hasil ini, membuat Rocco dikenal sebagai pelopor bangkitnya AC Milan dan menjadikan AC Milan sebagai klub besar dan disegani oleh para rivalnya.

Setelah mengantarkan AC Milan Menjuarai Piala Champions, Rocco mengundurkan diri dan memutuskan untuk melatih Torino. Kemudian pada tahun 1967 Nereo Rocco kembali ke AC Milan, dengan kembalinya El Paron sebutan bagi Nereo Rocco AC Milan pun bangkit kembali yaitu dengan menjuarai liga Italia dan Piala Winner. 

Kemudian musim berikutnya yaitu musim 1968/1969 AC Milan bersama Nereo Rocco meraih Piala Champions untuk yang ke-2 kalinya dengan mengandaskan perlawanan dari Ajax Amsterdam dengan skor 4-1. Pada musim yang sama juga AC Milan menjuarai Piala Interkontinental.

Pada musim 1971/1972 AC Milan juga sukses menjuarai Coppa Italia, namun gagal merengkuh Scudetto dan Piala Champions. Kemudian pada musim 1972/1973 AC Milan kembali menjuarai Coppa Italia dan Piala Winners. Persembahan yang terakhir diberikan oleh El Paron kepada AC Milan yaitu gelar juara Coppa Italia pada musim 1976/1977, akhirnya Nereo Rocco pada tanggal 20 Februari 1979 di Trieste, meninggal dunia dengan meninggalkan kesuksesan yang sangat luar biasa untuk AC Milan pada usianya yang ke-66 tahun.

3. Arrigo Sacchi

http://www.katasaya.net/2016/04/inilah-para-pelatih-terbaik-yang-pernah.html

Sacchi mengawali karier sepakbolanya langsung sebagai seorang pelatih, dimana awalnya ia melatih klub amatir Baccara Lugo. Ia menjadi seorang pelatih karena tidak memiliki bakat bermain yang cukup untuk masuk skuad. Sambil melatih, Sacchi juga bekerja sebagai penjual sepatu.

Pada saat Silvio Berlusconi menunjuknya jadi pelatih, media di Italia seakan tidak percaya bahwa Sachhi bisa menangani Rossoneri karena ia tidak memiliki pengalaman bermain sebagai pemain profesiona. Sacchi menanggapinya dengan santai dan mengatakan: "Seorang joki tidak harus lahir sebagai kuda."

Sacchi membuktikan ucapannya tersebut, pencapaian terbaiknya adalah membawa AC Milan meraih 2 gelar Liga Champions secara beruntun. Ia menjadi pionir zonal marking dalam sepakbola Italia.

4. Fabio Capello

http://www.katasaya.net/2016/04/inilah-para-pelatih-terbaik-yang-pernah.html

Salah satu manajer terbaik yang dimiliki Milan, sama seperti Arrigo Sacchi adalah Capello yang bisa menyumbang gelar di setiap musim untuk klub. Capello melakoni debutnya sebagai pelatih Milan ketika menggantikan Nils Liedholm pada tujuh laga terakhir musim 1986/1987. Dan Hasilnya, 3 laga berakhir dengan kemenangan, 3 kali seri dan 1 kali kalah.

Barulah pada musim 1991/1992 Capello memiliki kewenangan penuh untuk menangani tim utama AC Milan, mengambil alih tongkat kepemimpinan dari Sacchi. Di musim pertamanya itu Capello langsung memberikan gelar Serie A atau Scudetto.

Pada musim keduanya ia juga memperoleh kesuksesan, dengan meraih scudetto dan Piala Super Italia. Di musim 1993/1994, selain meraih 2 trofi juara tersebut, Capello juga membawa Milan ke final Liga Champions dan akhirnya meraih trofi si kuping besar. 3 gelar diperolehnya padamusim 1993/1994 tersebut.

Piala Super Eropa dan Piala Super Italia menjadi tambahan gelar yang diperoleh  AC Milan pada musim berikutnya. Dan akhirnya, gelar scudetto menjadi penutup rangkaian perolehan gelar selama karirnya bersama AC Milan yaitu pada musim 1995/1996. Capello sempat menangani AC Milan di musim 1997/1998, tetapi tidak sampai meraih gelar juara.

5. Carlo Ancelotti

http://www.katasaya.net/2016/04/inilah-para-pelatih-terbaik-yang-pernah.html

Ancelotti mengawali karier kepelatihannya di bawah pengawasan mentornya, yaitu Arrigo Sacchi. Satu musim berikutnya yaitu pada musim 1995/1996 Ancelotti mulai mengawali karir kepelatihannya dengan menangani Reggiana yang bermain di Seri B. Pria yang biasa dipanggil Carletto ini berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan membawa Reggiana promosi ke Seri A.

Setelah kesuksesan tersebut, Ancelotti memilih untuk menangani klub yang lebih besar dengan menerima pinangan dari Parma. Di sana, dia membawa Parma lolos ke Liga Champions setelah berhasil menduduki peringkat ke-2 di akhir musim 1996/1997.

Kesuksesan yang di torehkan bersama Parma membuat kariernya menanjak. sehingga beberapa klub besar mulai berebut untuk meminangnya, akhirnya Juventus menjadi pelabuhan ke-3 Ancelotti.

Bersama Si Nyonya Tua, Ancelotti memang tidak mampu memberikan gelar juara Liga, hanya satu gelar yang bisa dia berikan kepada Juventus yaitu Gelar Juara Piala Intertoto pada tahun 1999.

Tiga tahun di Juventus, Ancelotti hijrah ke AC Milan pada November 2001. Di klub inilah kesuksesan terbesar Ancelotti di mulai. Selama sembilan tahun berkarir bersama AC Milan berbagai gelar diberikan Ancelotti untuk AC Milan. Mulai dari gelar Piala Italia, Liga Italia dan menjuarai Liga Champions sebanyak 2 kali yaitu pada tahun 2003 dan tahun 2007, hingga gelar Piala super Eropa dan Piala Dunia antar klub ia persembahkan untuk AC Milan.


Itulah ke-5 pelatih yang layak disebutan sebagai pelatih terbaik yang pernah menangani AC Milan. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan dapat menambah wawasan kamu sekalian.
loading...

Subscribe to receive free email updates: