Tiga Kisah Unik Dari Muhammad Ali Yang Jarang Diketahui | KataSaya

Tiga Kisah Unik Dari Muhammad Ali Yang Jarang Diketahui

SILAHKAN BACA JUGA
loading...
http://www.katasaya.net/2016/06/kisah-unik-muhammad-ali-jarang-diketahui.html

Sahabat Saya Sekalian | Muhammad Ali dikenang karena pengaruhnya yang cukup kuat, baik di dalam maupun di luar ring tinju, serta karena mampu bertahan dengan prinsip-prinsipnya dalam menghadapi reaksi pro dan kontra.

Selain iti, beliau juga dikenal melalui pukulannya yang cepat serta cara berpikir diatas ring yang juga cepat untuk menjatuhkan lawan. Dengan begitu, Ali sepertinya memang memiliki kemampuan mudah untuk beradaptasi dengan beragam situasi, baik itu dalam hal mendapatkan masalah dan menghadapinya.

Legenda tinju dunia tersebut menghembuskan napas terakhirnya pada Jum’at malam pada usia 74 tahun, setelah beliau menjalani perjuangan panjang menghadapi penyakit Perkinson yang beliau derita.

Mungkin kamu akan banyak mendengar cerita-cerita tentang beliau, untuk beberapa waktu kedepan, seperti halnya beliau sering melakukan trik sulap layaknya seorang juara, beliau memiliki darah Irlandia dan memiliki hubungan keluarga dengan Katie Couric, serta beliau pernah merilis Album yang berjudul “I am The Greatest.”

Selain itu semua ada beberapa cerita unik lain dalam kehidupan Muhammad Ali, untuk itu pada kesempatan kali ini kita akan bahas buat kamu sekalian sahabat mengenai beberapa cerita dari kehidupan Muhammad Ali yang jarang diketahui. Berikut ini ulasannya :

- Beliau Mulai Berlatih Tinju Untuk Menghajar Anak Yang Telah Mencuri Sepedanya

Cassius Clay atau Muhammad Ali pada tahun 1954 masih berusia 12 tahun, ketika beliau siap untuk menghajar seorang anak laki-laki yang mencuri sepedanya dari halaman rumahnya di Louisville, ky. Tetapi polisis setempat memperingatkan, bahwa beliau perlu belajar tinju terlebih dahulu.

Berdasarkan laporan Bleacher, dengan berat badan yang hanya 89 pon, Clay muda sudah memiliki perjuangan serta kemenangan pertamanya, satu minggu kemudian. Dan pada tahun 1964, tepatnya 10 tahun berselang beliau menjadi juara dunia tinju kelas berat, setelah berhasil menjungkalkan perlawanan Sonny Liston.

Tidak ada kata lain selain beliau berhasil mendapatkan sepedanya kembali.

- Rumor Mengatakan Bahwa Medali Emas Olimpiadenya Jatuh Ke Dalam Sungai

Pada tahun 1960, tepatnya ketika Ali berusia 18 tahun, beliau melakukan perjalanan untuk ikut dalam turnamen tinju ke Roma, dan beliau berhasil menjadi juara serta meraih medali emas pada ajang tinju kelas ringan dalam Olimpiade musim panas.

The New York Times melaporkan :

Tentu saja setelah pertandingan di Roma, beberapa wartawan mengikuti Clay sampai di rumahnya yang berada di Loisville, dimana beliau dipublikasikan sebagai seorang “The Olympic Nigger”, dan sering tidak dilayani oleh banyak restoran di pusat kota. Dan setelah suatu penolakan lain yang beliau terima, kemudia beliau melemparkan medali emasnya ke Sungai Ohio. Tetapi Clay yang kemudian menjadi Ali memberi pernyataan berbeda dari cerita tersebut, menurut Thomas Hauser, seorang penulis dari Oral History dalam bukunya “Muhammad Ali : His Life And Times,” Clay hanya kehilangan medalinya.

Tetapi untungnya pada tahun 1996, beliau memperoleh medali pengganti serta memperoleh dukungan yang terus mengalir dari masyarakat.

- Beliau Membebaskan 15 Orang Tahanan Amerika Di Irak

Pada November tahun 1990, Ali menemui Presiden Irak kala itu Saddam Hussein di Baghdad dalam “goodwill tournya”, dalam upaya bernegosiasi untuk pelepasan 15 orang sandra dari Amerika yang ditahan di Irak dan Kuwait.

Ali langsung menerima kritikan dari berbagai pihak, seperti halnya kritikan dari Presiden George H.W Bush dan The New York Times. Kedua pihak tersebut menyayangkan mengapa Muhammad Ali mau menjadi alat propaganda. Padahal beliau sedang menderita penyakit Perkinson, tulis The New York Times.

Tentunya cukup aneh ketika tiba-tiba muncul kampanye pelepasan sandera, setelah beberapa hari dari goodwiil tour Muhammad Ali, yang merupakan mantan juara dunia tinju kelas berat tersebut. Beliau tetap menghadiri pertemuan setelah melakukan pertemuan di Baghdad meskipun terkadang beliau kesulitan untuk berbicara dengan jelas.

Tetapi negosiasi tersebut berjalan dengan lancar. Meskipun beliau hampir kehabisan obat untuk penyakitnya, dan harus menunggu lebih dari satu minggu untuk berbicara dengan Hussein, namun Ali akhirnya mampu membawa pulang ke-15 orang tentara Amerika yang menjadi tahanan.

Baca Juga : Sembilan Kutipan Inspiratif Dari Sosok Muhammad Ali

Itulah ulasan mengenai tiga kisah hidup dari sosok besar Muhammad Ali, yang jarang diketahui sahabat sekalian. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.
loading...

Subscribe to receive free email updates: