Beginilah Perasaan Seorang Ibu Saat Harus Tinggalkan Anaknya Untuk Bekerja | KataSaya

Beginilah Perasaan Seorang Ibu Saat Harus Tinggalkan Anaknya Untuk Bekerja

SILAHKAN BACA JUGA
loading...
http://www.katasaya.net/2016/06/perasaan-ibu-saat-harus-tinggalkan-anaknya-untulk-bekerja.html

Sahabat Saya Sekalian | Seorang wanita ketika menjadi seorang ibu, dianugrahi tanggung jawab yang besar, untuk membesarkan anak-anaknya. Ketika kamu  menjadi seorang ibu, kamu harus menerima tugas untuk membesarkan anak-anaknya tersebut dengan ikhlas, dan harus dapat menyesuaikan diri dengan hal itu sahabat.

Sebagai seorang ibu, kamu harus mengerjakan beragam pekerjaan di rumah. Seperti halnya menjadi seorang guru di rumah, untuk mengajari anak-anakmu beragam hal, dan mengarahkannya menjadi pribadi yang terbaik. 

Namun beberapa ibu, tidak memiliki pilihan lain selain harus bekerja, terutama bila berkaitan dengan masalah keuangan. Tidak ada ketenangan pikiran bagi para ibu yang harus bekerja di luar seperti di kantor, dan meinggalkan anak-anak mereka di rumah karena harus bekerja.

Para ibu yang harus bekerja, biasanya pikirian mereka dipenuh dengan stres akibat pekerjaan, tekanan keuangan, dan rasa bersalah karena meninggalkan anaknya di rumah, atau dititipkan ke tempat penyedia jasa penitipan anak.

Jika bisa memilih, mereka pasti akan lebih memilih untuk tinggal di rumah, dan mengurusi anak-anaknya ketimbang harus bekerja di luar, dan meninggalkan anak-anaknya. Kamu pun ketika menjadi seorang ibu, pastinya akan berpikiran yang sama bukan sahabat?.

Lalu timbul pertanyaan, bagaimana perasaan seorang ibu yang meniggalkan anak-anaknya untum bekerja?. Meskipun kebanyakan dari kita beranggapan, bahwa para ibu yang bekerja bertujuan agar kebutuhan anak-anaknya terpenuhi, atau agar anaknya menjadi seorang yang mandiri. Tetapi tidak ada yang tahu pasti tentang perasaan mereka.

Untuk itu pada kesempatan kali ini kita akan bahas buat kamu sekalian, mengenai bagaimana perasaan seorang ibu yang harus meninggalka anaknya untuk bekerja. Berikut ini ulasannya :


- Merasa Bersalah

http://www.katasaya.net/2016/06/perasaan-ibu-saat-harus-tinggalkan-anaknya-untulk-bekerja.html

Seorang ibu yang bekerja selalu berharap dapat menjadi ibu yang lebih baik. Sekitar 50% ibu yang bekerja, merasa bersalah karena meninggalkan anaknya di rumah, dan seaakn mengabaikan kebutuhan utama sang anak. 

Mereka mungkin menikmati hasil jerih payahnya tersebut berupa pemenuhan ekonomi. Namun mereka juga merasa sangat menyesal, karena tidak dapat menyaksikan setiap inci tumbuh kembang sang anak akibat kesibukannya tersebut.

- Merasa Sengsara

http://www.katasaya.net/2016/06/perasaan-ibu-saat-harus-tinggalkan-anaknya-untulk-bekerja.html

Mungki kamu membayangkan bahwa dengan bekerja di luar, seorang ibu akan merasa senang. Tetapi perlu kamu ketahui, bahwa mengerjakan 2 pekerjaan sekaligus, yaitu mengurusi rumah dan mengelesaikan pekerjaan kantor, dapat menyebabkan kelelahan fisik serta mental.

Selain itu, akan sangat sulit bagi seorang ibu untuk berfokus pada pekerjaannya saat berada di kantor, karena pikirannya pun akan dipenuhi dengan rasa frustasi akibat harus meninggalkan anak-anaknya di rumah.

- Terus-Menerus Merasa Khawatir

http://www.katasaya.net/2016/06/perasaan-ibu-saat-harus-tinggalkan-anaknya-untulk-bekerja.html

Seorang ibu yang bekerja, cenderung mengalami kekhawatiran saat mereka tidak bisa memutuskan hal terbaik untuk anaknya, dan masih belum bisa menemani anaknya bermain, atau sekedar berbicara dengan mereka, atau bahkan hanya sekedar membacakan sebuah buku cerita bagi anaknya.

Selain itu, setelah mengambil keputusan untuk menitipkan anaknya, pada jasa penitipan anak selama seharian penuh. Biasanya dapat menimbulkan rasa tidak tenang, selama mereka bekerja di tempat kerja.


Itulah sahabat sekalian, ulasan mengenai perasaan seorang ibu ketika harus meninggalkan anaknya di rumah, karena ia harus bekerja. Biasanya bukan keinginan yang mendasari seorang ibu untuk bekerja, tetapi karena tuntutan keadaan yang memaksa mereka. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.
loading...

Subscribe to receive free email updates: