Empat Kasus Pembunuhan Yang Didasari Oleh Hal Sepele | KataSaya

Empat Kasus Pembunuhan Yang Didasari Oleh Hal Sepele

SILAHKAN BACA JUGA
loading...
Sahabat Saya Sekalian | Tidak jarang hanya karena sebuah masalah sepele, berujung pada hilangnya nyawa seseorang, seperti halnya kasus kematian yang dialami Deudeuh Alfisahrin atau yang lebih akrab dikenal sebagai Tata Chubby. Nyawanya melayang ditangan seorang pria, yang setelah diselidiki ternyata dipicu oleh hal yang sepele. 

Minimnya keimanan dan ketaqwaan, membuat manusia mudah untuk dikuasai amarah. Dan amarah yang menguasainya tersebut, seringkali berujung pada hal-hal, yang akan disesalinya sendiri seumur hidup.

Ternyata kasus Tata Chubby ini bukanlah pertama, dimana seseorang dengan mudahnya menghilangkan nyawa orang lain, hanya karena dipicu hal sepele. Beberapa kasus pembunuhan lain pernah terjadi sebelumnya, dengan motif yang bisa dibilang tidak masuk akal. 

Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini, kita akan bahas buat kamu sekalian, mengenai beberapa kasus pembunuhan bermotif sepele. Kamu mungkin akan terkejut, ketika mengetahui bagaimana orang-orang ini begitu mudah membunuh, hanya karena dipicu hal sepele. Untuk mempersingkat waktu. Berikut ini ulasannya: 


- Karena Tidak Suka Hari Senin

http://www.katasaya.net/2016/07/kasus-pembunuhan-didasari-hal-sepele.html

Senin, 29 Januari 1979 seluruh penjuru San Diego dan Amerika Serikat, dikejutkan oleh sebuah insiden yang terjadi di Sekolah Dasar Cleveland. 

Pada saat para murid Sekolah Dasar Cleveland tersebut, sedang melakukan kegiatan baris-berbaris bersama guru dan kepala sekolah mereka, Brenda Spencer keluar dari rumahnya yang berseberangan dengan sekolah tersebut. Braenda keluar sambil membawa sebilah senjata api, yang kemudian ia tembakkan ke arah para murid, guru dan kepala sekolah. 

Dalam insiden tersebut, dua murid, guru dan kepala sekolah tewas ditempat. Brenda sendiri, diduga mengalami depresi berat akibat masalah keluarga. 

Pada saat ditangkap Polisi dan diintrogasi, perihal alasannya hingga ia tega berbuat kejam seperti itu, ia hanya mengangkat bahu sambil berkata "Aku hanya tidak suka hari Senin”. Sontak ketika mendengar motif pembunuhan seperti itu, membuat tangisan keluarga korban semakin menjadi-jadi.

- Akibat Pengaruh Film The Matrix

http://www.katasaya.net/2016/07/kasus-pembunuhan-didasari-hal-sepele.html

Wanita bernama Tonda Lynn Ansley, sepertinya terlalu menghayati film The Matrix, Hingga ia berhalusinasi bahwa ada seseorang yang ingin membunuh dirinya. 

Disuatu malam, ibu kost tempat ia tinggal, datang untuk berkunjung ke kamar Lynn. Namun Lynn menganggap ibu kostnya tersebut, datang untuk membius dan mencuci otaknya. Oleh karenanya Lynn mengambil sebilah pistol dari kamarnya, lalu nekat menembak wajah sang ibu kost berkali-berkali.

- Gara-Gara Gagal Nonton Konser Avril Lavigne

http://www.katasaya.net/2016/07/kasus-pembunuhan-didasari-hal-sepele.html

Fanatisme yang berlebihan kadang berujung pada sesuatu malapetaka. Salah satu contoh nyatanya, adalah sebuah kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 2011 silam, di Chicago. 

Saat itu Robert Lyons, tega membunuh ibu kandungnya sendiri, dengan cara memukul kepala ibunya sebanyak dua kali menggunakan botol. Tidak cukup sampai disitu, Robert juga menusuk ibunya tersebut sebanyak sembilan kali, menggunakan pisau hingga tewas. 

Alasannya begitu sederhana. Ia tega membunuh sang ibu, hanya karena ibunya menolak untuk memberikan uang kepada Robert, yang akan ia pergunakan untuk membelikan tiket konser.

- Karena Tidak Mengucapkan Terima Kasih

http://www.katasaya.net/2016/07/kasus-pembunuhan-didasari-hal-sepele.html

Kasus yang dialami Craig di Selandia Baru ini, dapat kita jadikan sebuah pelajaran untuk senantiasa mengucapkan terima kasih, setelah mendapat pertolongan atau perlakuan istimewa dari siapapun.

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2003. Kala itu Fergus Glen yang berusia 36 tahun, sedang memasak untuk kakaknya, yang bernama Craig. Setelah hidangan selesai, mereka duduk di meja makan yang sama, untuk menikmati makan malam. 

Craig memakan masakan Fergus dengan sangat lahap. Namun, setelah selesai makan, Craig tidak mengucapkan terima kasih untuk masakan adiknya tersebut. Merasa tak dihargai, Fergus menjadi sangat marah. Ia lalu mengambil sebuah kapak yang kemudian dihujamkannya kepada sang kakak.


Itulah sahabat sekalian, ulasan mengenai empat kasus pembunuhan yang dipicu hal sepele. Apapun itu alasannya, pembunuhan bukanlah hal yang bisa dibenarkan. Oleh sebab itu kita harus dapat mengendalikan diri dan amarah kita. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.
loading...

Subscribe to receive free email updates: